Moulin Rouge : Ternodainya Kepercayaan The Duke


Pernahkah kalian hidup dalam imaji penuh kebahagiaan? masa dimana malam terasa panjang dan pagi datang dengan cepatnya. Hingga akhirnya, gemuruh datang memekikkan teriakan nyaringnya ke seluruh jiwamu, mencabik raga dan menggerogoti nalarmu, lalu pergi menyisakan kemarahan yang membuncah dalam diam. 

Saya pernah.

2 tahun, saya menginvestasikan beberapa bagian sudut ruang hati, waktu, dan pikiran untuk Sparkling Diamond(s). Jarak yang memisahkan, membuat pertemuan singkat terasa semakin spesial. Bagian terbaiknya? Si cantik Satine selalu bisa memastikan dopamine dalam diri saya berfungsi dengan baik. 


Sampai suatu hari, saya mengetahui kebenaran antara dirinya dan Christian. Sakit? YA, Cemburu? TIDAK, Kecewa? SANGAT. Saya bukan orang bodoh yang tidak menyadari kedekatan spesial antara mereka, namun sepertinya saya terlalu naif untuk percaya kepada Zidler, Toulouse, dan semua orang yang menginginkan pertunjukan tetap berjalan. Jangan pernah kalian ungkit harga diri! Itu hal terakhir yang ingin saya bicarakan. 

-----------------------------------------------

Berbeda dengan The Duke yang dapat berteriak, mencabik dan mengoyak balutan sutra dan hiasan indah pada dirinya, saya tidak. Beberapa hari saya marah dalam diam, menunggu jatuhnya tetesan air mata hingga memohon iba kepada orang-orang, sekiranya adakah belas kasihan untuk melepaskan perasaan tak tertahankan ini?

Banyak yang mengiba, tak jarang cemooh didapat. 

Hingga akhirnya datanglah keajaiban itu, “El Tango De Roxanne”. 

Diiringi hentakan musik tango dan alunan minor biola, perpaduan vokal Narcoleptic Argentinean serta tangisan mengiba Christian – Satine, luapan kemarahan tanpa ampun “You make me believe that you love me!” The Duke, dan ekspresi putus asa sepasang kekasih tanpa kepastian takdir. Saya melihat wajah itu dipantulan kaca, sepasang bola mata hitam menatap lurus dengan senyum mengembang, ekspresinya tampak angkuh namun entah mengapa saya merasa ringan. 


Pada akhirnya, saya masih tidak mengerti, siapa yang lebih menyedihkan antara Christian-Satine yang harus menutup rapat kisah romansa mereka atau The Duke, orang yang dikhianati kepercayaannya. Semua itu, semata-mata demi sebuah pertunjukan. 


Dipersembahkan untuk fans overprotective dan delusional di luar sana 

No comments

Powered by Blogger.