Ryokan Muntri Boutique Hostel, Georgetown Review


HELLOW!! Kembali lagi dalam post mengenai review hostel dalam seri cerita Backpacking Thailand to Malaysia, dan hostel yang beruntung tuk mendapatkan kesempatan di-review adalah......Ryokan Muntri Boutique Hostel di Georgetown, Penang.


Hostel ini berada di Jalan Muntri, sekitar 20 menit jalan kaki dari terminal ferry, dan letaknya tidak jauh dari mural "Little Girl in Blue", jadi kalau kalian bingung mencari hostel ini, kalian bisa mengambil peta mural di Kantor Dinas Pariwisata Georgetown dan langsung deh cari dimana letak mural tersebut. Walaupun membutuhkan tenaga lebih, tapi selama perjalanan kalian bisa melihat pemandangan kota tua Georgetown yang penuh dengan mural, kuil, dan toko souvenir lucu. Siapa tau sekalian survey spot foto mural yang diincar.

NB: Buat yang bisa Bahasa Jepang, kalian lebih baik mengambil map tersebut, karena informasi yang diberikan sangat lengkap. Banyak lorong kecil yang tidak terdapat di map lain, ada di map berbahasa jepang tersebut. 

sumber : tripadvisor SG

Waktu itu, gue memesan kamar female dorm untuk 4 orang, dan karena saat itu sedang ada Festival Georgetown jadi kita dapat potongan harga dan setiap orang kena MYR 37/malam (Agustus 2015), sudah termasuk charge tambahan MYR 2 untuk biaya perawatan kelestarian area UNESCO tersebut.

Jujur, kamar female dorm tersebut terlalu sempit untuk kita, terlebih ditambah dengan kehadiran gembolan unyu jadi tambah sempit deh. Kita dikasih 2 kunci untuk 4 orang dalam 1 kamar ini. Sama seperti hostel kebanyakan, pada setiap tempat tidur disediakan colokan dan lampu pribadi. Untuk loker, mereka tidak menyediakan gembok jadi lebih baik kalian bawa gembok sendiri kalau menginap di sini.

Hal yang gue suka dari kamar ini adalah, kacanya yang besar dan dilengkapi dengan lampu-lampu, jadi terkesan stylish. Cocok lah buat yang mau check-in di media sosial. Oh iya, masing-masing orang juga mendapat selimut dan handuk pribadi, dimana handuk tersebut diganti setiap hari. Jadi setiap siang ada room service yang membersihkan kamar dan mengganti handuk lama dengan yang baru.

Oh iya, hal lain yang gue suka dari hostel ini adalah sebelum masuk ke kamar, alas kaki ditaruh terlebih dahulu di rak yang tersedia di depan jadi nggak bikin kamar kotor. Yahh...walaupun di area tersebut bau terasinya bukan main.


Area resepsionis dan bar. Hostel ini menyediakan 1 komputer yang dapat digunakan untuk mengakses internet, walaupun sebenarnya mereka juga sudah menyediakan fasilitas WIFI bagi tamunya. Cocok untuk mereka yang ingin memindahkan data dari kamera ke usb.

Mereka juga menyediakan fasiitas penitipan barang jika kalian akan pergi ke tempat lain dalam beberapa hari. Barang kalian nantinya akan ditaruh di ruang yang berada di bawah tangga. Untuk kebutuhan cuci-mencuci baju, mereka tidak menyediakan fasilitas self-service laundry, tapi menyediakan fasilitas laundry yang menurut gue agak sedikit mahal.

NB: Kalau kalian ingin mencuci baju, tidak jauh dari hostel tersebut ada self-service laundry. Jatuhnya lebih murah, apalagi kalau gabung bersama teman. Terlebih lagi, di sana ada kursi pijat, jadi sembari menunggu cucian baju kita bisa sambil pijat deh. #pijatlovers


Common Room di Ryokan Muntri Boutique Hostel. Sejauk mata memandang, tidak terlalu banyak games dan buku yang disediakan, tapi common room hostel ini cukup cozy untuk bersantai sejenak atau sebagai tempat berdiskusi perjalanan dengan teman seperjalanan. Kalau kalian mau baca buku, ada di common room lantai 2 tapi buat gue agak risih sih, soalnya tempat orang bolak-balik kamar mandi-kamar.


Common Room hostel ini juga berfungsi sebagai tempat sarapan.

SARAPAN??!

YAK SARAPAN!! adalah hal yang paling gue suka dari hostel ini karena KITA DAPAT SARAPAN SAUDARA-SAUDARA. Urusan perut tidak perlu dipikirkan lagi dan menghemat pengeluaran. Jangan kalian kira sarapan di sini hanya sekedar roti dan sereal, mereka juga menyediakan makanan cukup berat lain seperti hash brown, sosis, telur, spaghetti, dan makanan Melayu lainnya (gajauh beda dengan makanan Indonesia lah). GILA, GUE BAHAGIA~
Ini hostel, fasilitasnya mendekati hotel

Sayangnya, waktu kita early check-out kita nggak dapat sarapan. Padahal sedikit berharap akan dibungkusin makanan dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, kan lumayan hehehe....

SEKITAR RYOKAN MUNTRI BOUTIQUE


Untuk urusan makan-memakan, kalian tidak perlu khawatir karena di dekat hostel ini ada banyak cafe dan bar, ada cat cafe juga loh! Tapi kalau kalian mau makan di hawker, bisa ke Red Garden, tempat yang terkenal dengan Char Koay Teow nya. Cukup 5 menit jalan kaki dari hostel.

Tempat-tempat lain yang bisa kalian datangi antara lain,
- Penyewaan sepeda Love Bike
- 7/11 (sekitar 10 menit jalan kaki)
- toko souvenir yang menjual berbagai macam postcard dan barang-barang lucu
- The Blue Mansion
- The Chocolate Boutique
- Camera Museum (dekat banget!!)

TAPI TAPI TAPI........

Ada hal yang sedikit kurang bikin sreg dari hostel ini, yaitu masalah.....KAMAR MANDI.
1. Kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan digabung
2. Kamar mandinya kurang banyak. Jumlah bilik kamar mandi di lantai 2 ada 6 buah (3 toilet, 3 shower). Nah sekarang bayangkan, gue saja 1 kamar isi 4 orang dan di sana ada sekitar 10 kamar dorm di lantai yang sama. Jadi......mungkin lebih baik mandi early morning atau late night. 

CONCLUSION 

Hostel ini cocok buat kalian yang pergi dengan keluarga maupun teman, terlebih lagi tidak perlu pusing memikirkan sarapan karena sudah disediakan. Tapi bagi kalian yang nggak bisa mandi ditempat yang dicampur laki-laki dan perempuan, terutama orang-orang yang memakai kerudung mungkin kalian bisa memikirkan 2x untuk menginap di tempat ini. Sejauh kami menginap kemarin sih tidak ada hal aneh ketika kami mandi, tapi rasanya mandi nggak tenang juga bukan perasaan yang nyaman kan?

Give this hostel 3,5 from 5 for their food and cleanness
Untuk info lengkap bisa langsung cek di website Ryokan Boutique Hostel, sepertinya mereka sedang ada promosi kamar untuk beberapa bulan ke depan

Jadi, kalau kalian sendiri gimana? tipe orang yang bisa mandi di kamar mandi campur atau tidak?

2 comments:

Powered by Blogger.