Dfeel Hostel, Phuket REVIEW


YOHOOO!!! ╰( ・ ᗜ ・ )╯setelah beberapa hari disibukan dengan kebutuhan duniawi, gue akhirnya bisa nulis lagi. Kali ini, gue bakal me-review salah satu hostel di Phuket buat kalian para budget traveler yang lagi bingung-bingung perihal penginapan di Phuket. Hostel yang gue dan teman-teman lainnya tempati kemarin bernama Dfeel Hostel. Kita milih Dfeel, atas review dari saudaranya salah satu temen gue yang ikut juga dalam perjalanan ini. Sebut saja..... saudara A.Ha.

Setelah menginap di Don Mueang dan perjalanan dari Bandara yang cukup lama juga ternyata akhirnya jam 10 pagi kita sampai di Dfeel Hostel, karena kita menggunanakan minivan dari bandara jadi langsung deh diantarkan di dekat penginapan, tinggal nyebrang dan jalan sekitar 50m.


Sampai jam 10 pagi, tentu belum waktunya check-in jadi setelah menitipkan tas kita bisa jalan-jalan keluar. Tapi karena masih capek, kita ngadem di TV Room dulu sambil nonton. Penginapan ini sepertinya menyediakan layanan TV berbayar, soalnya ada banyak pilihan channel yang bisa dipilih bahkan movie-movie terkenal pun ada. TV Room nya enak, ada sofa dan juga dingin meskipun agak kecil dan ada nyamuk.

Common Room dekat resepsionis, cozy 

Seperti kebanyakan hostel, di sini mereka juga menyediakan paket wisata, mainan, buku wisata, dan peta Phuket. Kalau tidak salah, juga menyediakan penyewaan sepeda motor, tapi karena gue gak berminat jadi tidak tahu kisaran harganya. Untuk paket wisata Phi-phi Island kena 1400 BHT/orang (Agustus 2015) beli di sini, tour dari Phuket Absolute Marine. Gak beda harga sama Ms.Ladda yang sudah terkenal baik oleh wisatawan asal Indonesia.

Kita booked female dorm untuk 4 orang, kena BHT 245/malam untuk setiap orang (Agustus 2015). Saat datang kita harus deposit 1000BHT (untuk 4 orang). Hostel ini tidak menyediakan sarapan, hanya ada kopi, teh, dan air panas, tapi mereka menyediakan menu makanan restoran di seberang hostel, kisarannya 30 THB - 170 THB dan bisa diantar ( ̄~ ̄).

Kekurangan Dfeel Hostel ini adalah tidak menyediakan PC untuk browsing. Yahh....walaupun mereka menyediakan WIFI tapi terkadang kalau mengurus memori kamera yang penuh atau ngeblog lebih nyaman lewat PC bukan?.
Hostel ini juga tidak menyediakan pengering pakaian meskipun menyediakan mesin cuci. Mau ngeringin baju bisa sih, ada self service laundry di dekat hostel tapi jadinya mahal banget. Melebihi harga ngeringin baju di Lub D dan ternyata juga masih setengah basah.

Jadi, lebih baik kalian cuci baju ditujuan selanjutnya saja~



Ruang kamar dorm untuk 4 orang luasss banget! Bisa kok guling-guling di sana. Masing-masing dikasih selimut, handuk, lampu serta saklar sendiri. Tapi, kata penghuni tempat tidur atas, pas naik suka agak serem soalnya kayunya terkesan ringkih karena goyang.

Oh iya! kita juga dapat loker sendiri, dan di sini juga tidak disediakan gembok jadi lebih baik kalian bawa gembok sendiri dari rumah biar makin aman.


Selain agak serem ketika naik ke atas, penghuni tempat tidur atas sepertinya juga mengalami beberapa masalah ini.
1. Jarak atap yang terlalu rendah. Bisa kalian lihat sendiri, untuk ngelurusin tangan aja nabrak apalagi berdiri.

2. Kena semprotan AC langsung. Kalau kalian lihat di gambar sebelumnya, jarak AC dengan tempat tidur yang berada di bagian atas juga terlalu dekat, jadi......siap-siap kedinginan yak! |  ̄~ ̄|o

atau jangan pilih tempat tidur atas 


Salah satu yang gue suka dari Dfeel Hostel. adalah letak kamar mandi dan toilet yang berada di dalam. Toilet dan tempat mandi digabung jadi satu, agak kecil tapi bersih. Bisa lebih dijaga kebersihannya dan bisa lebih macem-macem juga di kamar mandi kalau sekamar sama teman sendiri (jemur baju contohnya).

Staff DFeel Hostel

Kalau gue perhatikan, DFeel Hostel ini merupakan bisnis keluarga, jadi staff utamanya masih satu keluarga. Ibunya, yang juga suka jaga resepsionis baik banget. Suka nyapa. Waktu gue beli paket tour ada anaknya terus sempat ngobrol sebentar tentang itinerary perjalanan gue yang dibilang "rumit" hahaha..... Jadi sepertinya buat menghafal tamu, mereka ngafalin 1 nama orang yang booking kamar kemudian 1 rombongan dipanggil pakai nama orang tersebut.

Jadi kemarin kebetulan gue yang booked hostel, tiap kali ketemu pasti dipanggil "Emma~" suatu ketika, gue lagi keluar ke Juncyelon, terus teman gue yang di hostel di sapa juga "Emma~, where is Emma?" (。◝‿◜。) Hahahaha....bisa juga si Ibu.

Oh iya! Ibu tersebut juga ngebantu gue waktu bayar tiket bus ke Hatyai. Ceritanya kita beli tiket online dan bisa dibayar di 7/11. Apesnya, penjaga sevel gak bisa Bahasa Inggris bahkan setelah kita tunjukkan kode bookingnya. Akhirnya, kita telepon si Ibu dan dia bantu ngomong ke mas sevel. Selesai deh urusan.

Untuk ke terminal bus kemarin pakai jasa taksi seharga THB 600/mobil. Kita kira pakai taksi meteran ternyata taksinya = mobil mereka yang dijadikan jasa antar jemput.  Sopirnya juga masih 1 keluarga, walau dengan Inggris yang pas-pasan seru juga diajak ngomong. Untuk jarak Dfeel Hostel ke terminal naik taksi meteran jadinya kurang tau deh, soalnya nyoba cari taksi meteran kok susah banget. Di sekitar pantai waktu siang banyak berjejer, nah begitu mau balik sore-sore mereka sudah menghilang!

Overall, dari seluruh hostel yang pernah gue datangi, hostel ini paling ramah dan paling 'hangat'. Love it!

Sekitar Dfeel Hostel

1. Super Cheap Minimart! tinggal jalan keluar gang kemudian nyebrang. Selamat belanja murah!

2. Pantai Patong! kira-kira 10-15 menit jalan kaki.


3. Juncyelon dan Bangla Road! agak jauh sih, sekitar 20-30 menit jalan kaki, atau 5 menit naik ojek dari depan gang seharga THB 60. Biar tidak terlalu terasa jauhnya, kalian bisa sih jalan menyusuri pantai menuju Juncyelon. Sekalian jalan juga gitu.

4. Art Massage Phuket! (REKOMEN!!) sekitar 10 menit jalan dari Dfeel Hostel. Tempat pijat ini sudah terkenal banget sepertinya di kalangan turis. Sebagai penggemar  pijat, sebenarnya dari Bangkok udah  kepengen banget nyoba Thai Massage tapi gak kesampaian. Coba datang kesini tempat pijat di sini, karena review tripadvisor yang sangat bagus, terutama medical massage-nya.

Awalnya mau coba Thai Massage tapi kaki lebih butuh sepertinya, jadilah ambil Foot Massage seharga THB 250. Dibilang Foot Massage sebenarnya ini agak ++ sih. Kenapa? soalnya ternyata tangan, leher, bahu dan kepala juga dipijit. Plus-plus banget kan!! Akhirnya gue dan seorang teman pecinta pijat juga, sebut saja C.Er mengakui kalau kaki kita langsung enteng habis pijat. Subarashii~ (´−`) ンー

5. Masjid & Hawa Halal Food (Restoran Halal)! Sekitar 5-10 menit jalan kaki, tergantung restorannya. Ketika jalan menuju Patong Beach maupun Juncyelon, kalian akan melewati beberapa restoran makanan halal. Menu yang ditawarkan beragam, ada curry, makanan Malay, pad thai, dsb. Kisarannya THB 50 ke atas, minumnya tersedia yang gratis sudah sama es nya. Kemarin beli pad thai seafood THB 70. Enak!


6. Chicken/Duck Rice/Noodles !!


ALERT!!! SANGAT DIREKOMENDASIKAN!!! 

Jadi, ini adalah tempat kita "kongkow" malam-malam di Phuket. Cari makan deh....sembari nunggu cucian selesai, sembari cari pulsa, sembari bayar tiket bus buat ke Hatyai. Kongkow kan?

Letaknya persis di seberang Super Cheap Minimart, jadi tinggal keluar gang belok kanan sampai deh di tujuan. Tempat makan ini baru buka sore menjelang malam, kalau pagi sih hanya toko cat biasa. Menunya ada 4 yaitu chicken/duck rice dan chicken/duck noodle. Nasinya sih...seperti yang sudah bisa diduga merupakan nasi hainam. Rasanya?! NENDANG!! ( ⚆ _ ⚆ ) Kebetulan gue suka banget sama Nasi Hainam, dari sekian banyak dan tempat yang pernah dikunjungi baru ini paling MANTAP! ٩(◕ั ௰ ◕ั)و

Begitu juga MIE nya. SAMBELNYAAA......Pedesnya POWL!!! ٩(◕ั ௰ ◕ั)و *nasib orang yang indra perasa pedasnya sudah mati. Akhirnyaa merasakan pedas lagi!! Untuk harganya sendiri semuanya sama rata THB 50 (Agustus 2015). Porsinya juga gede, KENYANG BANGET! Tadinya berencana mau bungkus dibawa waktu naik bus, tapi gak ada waktu buat beli ternyata.

Dicoba yak...dicoba~

Conclusion: 

Dfeel Hostel cocok buat kalian yang pergi dengan teman-teman, terutama yang tidak terlalu mencari keramaian secara lokasi hotelnya yang agak jauh dari Bangla Road. Bisa juga untuk keluarga muda atau keluarga yang anak-anaknya cukup dewasa. Cari makanan mudah, makanan halal juga tersedia. Buat bapak-bapak dan laki-laki yang mau sholat Jumat, ada masjid juga di dekat sana. Dari total 14 hari perjalanan, gue dengar adzan cuma di Phuket.

Overal; 4,7 dari 5 untuk suasana hangat, chicken rice, super cheap minimart, art massage, dan kebersihannya.

Hostel mana lagi yang akan gue review? Tunggu ya! Kalau kalian mau berbagi informasi tentang hostel-hostel di Thailand, terutama di Phuket juga bisa, komen aja langsung. Yuk! mari~

No comments

Powered by Blogger.